Biaya Overhead Pabrik: Panduan Lengkap Jenis dan Hitungan

JAKARTA, opinca.sch.id – Banyak pelaku usaha hanya fokus pada harga bahan baku dan gaji pekerja. Furthermore, mereka sering mengabaikan pengeluaran lain yang diam-diam menggerus keuntungan. Moreover, listrik pabrik, penyusutan mesin, dan gaji mandor jarang masuk perhitungan awal. Biaya Overhead Pabrik adalah seluruh pengeluaran produksi di luar bahan baku dan tenaga kerja langsung. Additionally, biaya ini tidak bisa dilacak langsung ke satu produk tertentu. However, Biaya Overhead Pabrik sangat memengaruhi harga pokok produksi secara keseluruhan.

Furthermore, tanpa perhitungan yang tepat, perusahaan bisa menetapkan harga jual terlalu rendah. Moreover, harga jual yang salah membuat perusahaan rugi tanpa disadari. Also, pesaing yang menghitung overhead dengan benar bisa menawarkan harga lebih bersaing. In addition, investor dan bank juga menilai laporan keuangan berdasarkan kebenaran harga pokok. Therefore, artikel ini membahas Biaya Overhead Pabrik secara lengkap. Mulai dari pengertian, jenis, cara menghitung, metode pembebanan, contoh nyata, hingga tips mengelolanya dengan efisien.

Pengertian dan Ciri Khas Biaya Overhead Pabrik

Biaya Overhead Pabrik

Biaya Overhead Pabrik mencakup semua pengeluaran pabrik yang tidak termasuk bahan baku langsung dan upah langsung. Furthermore, biaya ini bersifat tidak langsung karena sulit dilacak ke satu unit produk. Moreover, setiap pabrik pasti punya biaya jenis ini meskipun skalanya berbeda. Therefore, memahami ciri khasnya membantu akuntan mencatatnya dengan benar.

Additionally, berikut ciri khas Biaya Overhead Pabrik:

  • Furthermore, bersifat tidak langsung karena tidak bisa dikaitkan langsung ke satu produk tertentu. Also, contohnya listrik pabrik yang menyala untuk semua lini produksi
  • Moreover, sulit diukur per unit karena satu biaya melayani banyak produk sekaligus. In addition, gaji mandor misalnya mengawasi seluruh lini bukan satu produk saja
  • Also, bersifat tetap dan variabel karena sebagian biaya tidak berubah dan sebagian berubah sesuai volume produksi. Furthermore, sewa gedung tetap tapi listrik naik turun
  • In addition, wajib masuk harga pokok karena tanpa memperhitungkannya harga jual bisa terlalu rendah. Additionally, ini bisa membuat perusahaan rugi tanpa sadar
  • Finally, butuh metode alokasi karena perusahaan harus membagi biaya ini ke setiap produk secara adil. Moreover, metode yang salah menghasilkan harga pokok yang menyesatkan

For example, sebuah pabrik roti membayar listrik 20 juta per bulan. Furthermore, listrik itu menyalakan oven untuk semua jenis roti sekaligus. Also, tidak mungkin mengukur berapa listrik untuk satu buah roti tawar. However, biaya listrik tetap harus masuk ke harga pokok setiap roti. As a result, pabrik perlu metode alokasi yang tepat untuk membagi Biaya Overhead Pabrik.

Jenis Biaya Overhead Pabrik Berdasarkan Sifatnya

Biaya Overhead Pabrik terbagi menjadi tiga kelompok berdasarkan sifatnya. Furthermore, pembagian ini membantu akuntan memprediksi dan mengendalikan biaya. Moreover, setiap kelompok punya perilaku berbeda saat volume produksi berubah. Therefore, berikut penjelasan lengkap setiap jenisnya.

Additionally, berikut tiga jenis Biaya Overhead Pabrik:

Biaya Overhead Tetap tidak berubah meskipun volume produksi naik atau turun. Furthermore, berikut contohnya:

  • Also, sewa gedung pabrik yang dibayar setiap bulan dengan jumlah yang sama
  • Moreover, penyusutan mesin yang dihitung secara teratur setiap periode
  • In addition, gaji mandor dan supervisor yang tetap setiap bulan
  • Additionally, pajak bumi dan bangunan pabrik yang dibayar setiap tahun
  • Furthermore, asuransi gedung dan peralatan pabrik yang dibayar tahunan

Biaya Overhead Variabel berubah seiring naik turunnya volume produksi. Also, berikut contohnya:

  • Furthermore, biaya listrik dan air yang naik saat produksi meningkat
  • Moreover, bahan penolong seperti lem, minyak pelumas, dan bahan pengemas
  • In addition, biaya pemeliharaan mesin yang naik saat pemakaian meningkat
  • Additionally, upah lembur pekerja tidak langsung saat pesanan membludak

Biaya Overhead Semi Variabel punya bagian tetap dan bagian yang berubah. Furthermore, berikut contohnya:

  • Also, biaya telepon pabrik yang punya tarif dasar tetap plus biaya per menit
  • Moreover, biaya pemeliharaan gedung yang punya jadwal rutin plus perbaikan mendadak

As a result, mengenali jenis Biaya Overhead Pabrik membantu perusahaan menyusun anggaran yang lebih akurat. Furthermore, pemisahan ini juga memudahkan manajer mengambil keputusan saat volume produksi berubah. Also, biaya tetap menjadi pertimbangan saat menentukan titik impas atau break even point.

Komponen Biaya Overhead Pabrik yang Sering Muncul

Setiap pabrik punya daftar komponen Biaya Overhead Pabrik yang khas. Furthermore, beberapa komponen muncul di hampir semua jenis pabrik. Moreover, mengenali setiap komponen membantu akuntan tidak melewatkan satupun dalam perhitungan. Therefore, berikut komponen yang paling sering muncul.

Additionally, berikut daftar komponen lengkapnya:

  • Furthermore, bahan penolong mencakup lem, paku, benang, dan minyak pelumas. Also, nilainya kecil per unit tapi besar secara total
  • Moreover, tenaga kerja tidak langsung mencakup gaji mandor, satpam, petugas kebersihan, dan staf gudang. In addition, mereka mendukung produksi tapi tidak membuat produk
  • Also, penyusutan mencakup penurunan nilai mesin, gedung, dan kendaraan pabrik. Furthermore, dihitung setiap periode dengan metode tertentu
  • In addition, utilitas mencakup listrik, air, gas, dan bahan bakar pabrik. Additionally, biaya ini naik turun sesuai volume produksi
  • Furthermore, pemeliharaan mencakup biaya servis mesin dan perbaikan gedung. Also, pemeliharaan rutin mencegah kerusakan besar
  • Finally, biaya lain mencakup sewa, asuransi, pajak properti, dan keamanan pabrik. Moreover, semua ini wajib masuk perhitungan

For example, sebuah pabrik garmen mencatat bahan penolong berupa benang dan kancing senilai 15 juta per bulan. Furthermore, gaji mandor dan satpam mencapai 30 juta per bulan. Also, penyusutan mesin jahit sebesar 10 juta per bulan. However, jika satu komponen saja terlewat maka harga pokok menjadi tidak akurat. As a result, pencatatan lengkap setiap komponen Biaya Overhead Pabrik sangat menentukan kebenaran laporan keuangan.

Cara Menghitung Biaya Overhead Pabrik dengan Tepat

Menghitung Biaya Overhead Pabrik membutuhkan langkah yang teratur dan teliti. Furthermore, kesalahan hitung membuat harga pokok produksi menjadi salah. Moreover, harga pokok yang salah bisa membuat perusahaan menjual rugi. Therefore, berikut langkah menghitung yang bisa perusahaan ikuti.

Additionally, berikut tahapan perhitungannya:

  1. First, kumpulkan semua biaya tidak langsung yang terjadi selama satu periode produksi. Furthermore, catat setiap pengeluaran sekecil apa pun
  2. Second, kelompokkan berdasarkan sifat menjadi tetap, variabel, dan semi variabel. Also, ini membantu memprediksi biaya di periode berikutnya
  3. Third, tentukan dasar pembebanan yang paling sesuai. Furthermore, bisa memakai jam kerja langsung, jam mesin, atau unit produksi
  4. Then, hitung tarif overhead dengan membagi total biaya overhead dengan total dasar pembebanan. Moreover, rumusnya sederhana tapi hasilnya sangat penting
  5. Also, bebankan ke setiap produk dengan mengalikan tarif overhead dengan dasar pembebanan per produk. In addition, setiap produk kini punya porsi overhead masing-masing
  6. Finally, bandingkan dengan biaya sesungguhnya di akhir periode. Additionally, selisihnya dicatat sebagai overhead kurang atau lebih dibebankan

For example, total Biaya Overhead Pabrik satu bulan sebesar 100 juta rupiah. Furthermore, total jam mesin selama sebulan sebesar 10 ribu jam. Also, maka tarif overhead per jam mesin adalah 10 ribu rupiah. Moreover, jika satu produk butuh dua jam mesin maka overhead-nya 20 ribu. However, di akhir bulan biaya sesungguhnya bisa berbeda dari perkiraan. In addition, selisih ini perlu dicatat sebagai penyesuaian di laporan keuangan. As a result, setiap produk punya beban Biaya Overhead Pabrik yang sesuai dengan pemakaiannya.

Metode Pembebanan Biaya Overhead Pabrik

Perusahaan bisa memilih beberapa metode untuk membebankan Biaya Overhead Pabrik ke produk. Furthermore, setiap metode punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Moreover, pilihan metode bergantung pada jenis dan skala produksi. Therefore, berikut metode yang paling umum dipakai.

Additionally, berikut metode pembebanan yang tersedia:

  • Furthermore, dasar jam kerja langsung membagi overhead berdasarkan jam kerja pekerja. Also, cocok untuk pabrik yang banyak memakai tenaga manusia
  • Moreover, dasar jam mesin membagi overhead berdasarkan jam pemakaian mesin produksi. In addition, cocok untuk pabrik yang padat mesin atau sudah terotomasi
  • Also, dasar unit produksi membagi overhead rata ke setiap unit yang dihasilkan. Furthermore, paling sederhana tapi kurang akurat untuk produk beragam
  • In addition, dasar biaya bahan baku membagi overhead berdasarkan nilai bahan baku setiap produk. Additionally, cocok jika bahan baku jadi pembeda utama antar produk
  • Finally, Activity Based Costing atau ABC membagi overhead berdasarkan aktivitas pemicu biaya. Moreover, paling akurat tapi paling rumit dan butuh banyak data

For example, pabrik sepatu memakai metode jam mesin karena produksinya sangat bergantung pada mesin. Furthermore, sepatu model A butuh tiga jam mesin dan model B butuh lima jam mesin. Also, dengan tarif 10 ribu per jam mesin, overhead model A sebesar 30 ribu dan model B sebesar 50 ribu. However, jika memakai metode unit produksi, keduanya dapat porsi sama yang tidak adil. As a result, memilih metode pembebanan yang tepat memastikan Biaya Overhead Pabrik terbagi secara adil ke setiap produk.

Tips Mengelola Biaya Overhead Pabrik dengan Efisien

Mengelola Biaya Overhead Pabrik dengan baik bisa meningkatkan keuntungan perusahaan secara langsung. Furthermore, banyak penghematan yang bisa dilakukan tanpa mengurangi kualitas produk. Moreover, pengelolaan yang efisien membuat harga jual lebih bersaing di pasar. Therefore, berikut tips yang sudah banyak perusahaan buktikan.

Additionally, berikut cara mengelola overhead dengan efisien:

  • Furthermore, audit biaya secara berkala untuk menemukan pengeluaran yang bisa dikurangi. Also, seringkali ada biaya yang sudah tidak relevan tapi masih berjalan
  • Moreover, investasi pada mesin hemat energi untuk menekan biaya listrik jangka panjang. In addition, mesin baru sering lebih efisien 20 sampai 30 persen
  • Also, terapkan pemeliharaan pencegahan untuk menghindari perbaikan besar yang mahal. Furthermore, servis rutin lebih murah dari ganti mesin rusak
  • In addition, otomasi proses repetitif untuk mengurangi biaya tenaga kerja tidak langsung. Additionally, otomasi juga menekan tingkat kesalahan manusia
  • Furthermore, negosiasi ulang kontrak sewa, asuransi, dan layanan pendukung setiap tahun. Also, vendor sering bersedia memberi harga lebih baik
  • Finally, pantau rasio overhead terhadap total biaya produksi setiap bulan. Moreover, rasio yang naik terus menjadi sinyal peringatan dini

For example, sebuah pabrik plastik berhasil menekan Biaya Overhead Pabrik sebesar 15 persen dalam satu tahun. Furthermore, caranya dengan mengganti lampu konvensional ke LED dan memasang sensor otomatis. Also, pemeliharaan pencegahan menurunkan biaya perbaikan mesin hingga 40 persen. Moreover, negosiasi ulang kontrak listrik menghemat lima juta per bulan. However, penghematan ini butuh investasi awal yang perusahaan harus pertimbangkan. In addition, hasilnya baru terasa setelah enam bulan berjalan. As a result, pengelolaan Biaya Overhead Pabrik yang cermat memberikan dampak langsung pada keuntungan.

Kesimpulan

Biaya Overhead Pabrik mencakup seluruh pengeluaran produksi di luar bahan baku dan upah langsung. Furthermore, biaya ini terbagi menjadi tetap, variabel, dan semi variabel. Moreover, komponen utamanya meliputi bahan penolong, tenaga kerja tidak langsung, dan penyusutan. Additionally, menghitung overhead dengan tepat sangat menentukan kebenaran harga pokok. Also, harga pokok yang tepat menjadi dasar menetapkan harga jual yang menguntungkan.

Furthermore, perusahaan bisa memilih metode pembebanan yang sesuai. Also, mulai dari jam kerja langsung hingga Activity Based Costing. Moreover, pengelolaan yang efisien menekan biaya tanpa mengurangi kualitas produk. Additionally, audit berkala dan pemeliharaan pencegahan terbukti menghemat pengeluaran jangka panjang. Therefore, bagi setiap pelaku usaha, memahami Biaya Overhead Pabrik menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik:  Financial

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Biaya Asuransi: Panduan Lengkap Jenis dan Cara Menghitung

Author

Scroll to Top